Margatiga (6/4/2021) – Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh warga di dusun empat desa Nabangbaru, kecamatan Margatiga, Lampung Timur selepas maghrib di belakang rumah seorang warga pada Senin, 5 April 2021.

Pada video yang beredar di sosial media, terlihat sesosok bayi yang ditempatkan pada master cartoon (MC) alias kardus dengan dibalut dengan kain ala kadarnya.

Kepala dusun 4, Suprapto mengatakan bayi itu ditemukan setelah dua warga nya mendengar suara aneh, seperti suara kambing dan anak kucing.

“Warga bilang jika mereka mendengar suara tak lazim selepas maghrib, lantas kami mencari sumber suara dan memukan bayi itu di belakang rumah”. Ujarnya

Baca Juga :

Polisi Metro Tangkap Dua Pengguna Narkoba Dari Lampung Timur

Tujuh Tersangka Begal di Pekalongan Ditangkap, Dua Kena Tembak di Kaki

Saat ditemukan, kata Prapto, kondisi bayi didalam kardus itu sudah dalam keadaan bersih tanpa noda darah maupun ari-ari. Meski begitu, beberapa bagian tubuh sudah tampak membiru.

“Tali pusat sudah di ikat dengan benang dan dipotong. Karena beberapa bagian tubuh terlihat kebiru-biruan, bayi itu segera diperiksakan ke bidan terdekat”. Katanya

Sementara itu, kepala desa Nabangbaru, Sucipto mengatakan bayi yang ditemukan kemarin malam telah dievakuasi di rumahnya.

Pasca ditemukan, tak hanya warga dari desanya yang berbondong-bondong untuk melihat bayi itu. Beberapa warga dari desa tetangga hingga warga dari kecamatan lain juga ketempatnya.

“Banyak yang simpatik kepada anak itu. Saat ini, bayi itu dalam keadaan sehat”. Katanya

Sebelumnya, di Lampung Timur telah beberapa kali kejadian bayi yang dicampak kan oleh orang tuanya. Salah satunya terjadi di kecamatan Pekalongan pada bulan November 2020. Saat itu, warga menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki terbungkus plastik dan sudah meninggal di gudang masjid babussalam. Dari rekaman CCTV masjid polisi berhasil mengusut perkara itu dan mentapkan mahasiswi berinisial PN sebagi tersangka.

Selain itu, di kecamatan Labuhan Maringgai juga pernah terjadi seorang ibu yang awalnya tidak mau mengakui bayi yang diduga hasil hubungan terlarang antara satu IRT berinsial YNS dengan kekasih gelapnya sebagai buah hatinyi pada November tahun lalu.

Saat itu, pasca melahirkan bayi di salah satu bidan di kecamatan Pasir Sakti, YNS menitipkan di panti asuhan di kecamatan yang sama. Saat hal itu terbongkar, suaminya yang saat itu tengah bekerja sebagi pekerja migran di negeri jiran meminta YNS angkat kaki dari rumahnya.

Lihat Vidionya Disini

Penulis / Editor : Wahyu Afriansyah

 

By admin